Wanita Jalang


Sore tenang
Aku tengah menunggu datangnya malam
Aku butuh kesunyian untuk menenangkanku
Handphone ku bergetar
Sebuah pesan singkat masuk
Kulihat nama yang tertera pada layarnya
“Jalang” begitu yang terbaca
Ku baca isinya
Sebuah permintaan maaf dan seuntai janji
Janji yang pernah kutahu sebelumnya
Yang dia buat sendiri
Dan dia ingkari sendiri juga
Aku membacanya dengan gamang
Emosiku memuncak
Ketegaranku runtuh
Hancur berantakan
Dia yang selama ini membebani pikiranku
Pikiran adik ku yang masih kecil
Terlebih pikiran Mama ku
Dia pengganggu keluarga kecilku
Aku membencinya
Sama seperti aku membenci Ayahku sendiri
Aku sudah tidak bertegur sapa dengan Ayah seminggu ini
Karena dia
Karena si JALANG itu
Aku bisa apa?
Aku hanya seonggok manusia biasa
Mungkinkah bagiku untuk memaafkan mu?
Memaafkan kalian yang telah menghancurkan hatiku?
Ayah Ibuku hampir berpisah karena mu
Adikku hampir benar – benar membenci Ayahnya sendiri
Dan aku ..
Aku akan mencari dan membeberkan tingkah murahanmu
Akan kucari kau
Akan kucaci kau
Akan kubalaskan rasa sakit hati Ibuku
Masih beranikah kau meminta maaf padaku?
Tak sadarkah kau betapa aku sangat membencimu?
Jika kau sadar dan masih mempunyai harga diri
Jauhi keluargaku !
Kau langkahkan kakimu selangkah lagi
Menyentuh laki – laki yang katanya Ayahku itu
Akan ku temukan kau
Ku habiskan rambut panjangmu dengan pisau belatiku ini
Demi Allah !!!

(May 20, 2012)

Komentar

Postingan Populer