Ketika Baju Koko Terganti
Baju
koko putih kini telah terganti
Berganti
warna menjadi hitam
Layaknya
jas para petinggi negeri
Kopyah
yang dulu dia kenakan
Kini
lenyap entah kemana
Anak
pesantren yang dulu jadi panutan
Yang
disanjung karena budi pekerti dan kebaikannya
Kini
juga telah menghilang
Yang
ada kini hanya sosok laki - laki sombong penuh dusta
Turun
dari sebuah mobil sedan hitam dengan gagahnya
Dengan
kacamata hitam bergaya bak model yang tengah tenar
Jam
tangan berlilau emas
Sepatu
hitam mengkilap mahal
Berjalan
dengan gagahnya
Mengira
semua orang menghormatinya
Karena
harta dan kedudukannya
Padahal
dibelakangnya
Cemooh,
cacian dan hinaan terlontar untuknya
Untuk
laki – laki keji penuh percaya diri
Yang
menganggap harta bisa membeli segalanya
(March 30, 2012)
Komentar
Posting Komentar