Berita Duka, Untuk Guruku yang Tidak Pernah Terlihat Marah
Terdiam aku mendengar kabar
berita duka mu
Bergetar tubuh ini bergidik
ngeri
Perlahan bulir air mata jatuh
membasahi pipi
Terkenang semua ceritamu yang
selalu menyejukkan hati
Untuk semua motivasimu pada
kami yang hampir putus asa
Teringat segala canda tawa dan
senyum hangat yang selalu kau berikan pada kami
Setiap kata yang terucap dari
bibirmu adalah semangat untuk kami
Terkagum dengan sosokmu yang
begitu bersahaja dan ramah dengan siapa saja
Karena tak pernah terlihat
marah dan menunjukkan wajah yang murka
Meski kini kau telah tiada,
Namun namamu tetap terkenang
dihati kami
Ucapan bela sungkawa mengalun
lembut serentak keluar dari bibir kami,
Kami berduka atas kepergianmu
Atas kepergian seorang Guru,
Bapak, dan Teman yang begitu kami sayangi, kami hormati, dan kami kagumi
Kami merelakanmu,
Pergilah bagai burung yang
terbang tinggi menembus awan
Tinggalkan rasa sakit dan
deritamu
Tersenyumlah disamping Allah
Yang Maha Kuasa
Jangan perdulikan kami disini,
Kami yang menangis pilu karena
kehilangan sosok pribadimu
Kami yang terdiam karena tak
mampu lagi berkata-kata
Karena kami telah
mengikhlaskanmu
Selamat jalan Guruku, Guru
kami semua
Kenangan akan dirimu selalu
terpatri dihati kami
(Untuk
Guru kami, Pak Shalahudin, yang telah berpulang ke Rahmatullah pada Sabtu, 21 Januari
2012 . Doa terucap dari bibir kami, semoga Beliau diberikan tempat TERBAIK
disisi Allah SWT . Amin)
Komentar
Posting Komentar