Aku tengah sendiri saat mereka mendatangiku


Aku tengah sendiri saat mereka mendatangiku
Terduduk dengan tatapan kosong
Terdiam dalam lamunan
Asik bermain dengan pikiranku sendiri
Sebuah tangan menyentuh bahuku lembut
Aku menoleh,
Seulas senyum dari wajah yang mengisyaratkan luka diberikan padaku
Aku balas tersenyum
“ Apakah kamu baik-baik saja? “ ucapnya lembut
Aku hanya tersenyum penuh arti padanya
Dia memeluk ku erat
Sambil meneteskan air mata
Dan berbisik lembut ditelingaku “ semua indah pada waktunya “
Dan melepaskan pelukannya
Dia menatapku lama
Menunggu reaksi ku
Aku hanya tersenyum
Kukatakan bahwa aku baik-baik saja,
sembari memaksakan seulas senyum penuh kegetiran
dan kembali menatap kosong taman didepanku
Dia menatapku penuh iba, dan kembali meneteskan air mata
“Jika kau membutuhkanku,
jika kau butuh tempat untuk berbagi cerita,
atau hanya sekedar untuk menemanimu menangis,
ingat aku, aku selalu ada untukmu”
Sambil memelukku sekali lagi,
lalu dia pun berlalu
Aku hanya diam,
Tak bergeming dari tempatku berada
Tak kuhiraukan suara-suara yang memanggil-manggil namaku
Aku tenggelam dan larut dalam kesedihanku sendiri
Menyadari bahwa kekasihku sudah benar-benar pergi,
Dia pergi kepelukan yang lain,
meninggalkanku dengan sejuta perih dihati

(13 November 2011)


Komentar

Postingan Populer