"Aku akan berhenti menulis .."
“Aku akan berhenti menulis ..”
ucapku waktu itu
Kamu tau kenapa?
Karna tanpamu ngga ada pemeran
utama dalam setiap cerita yang aku tulis
Ngga ada sosok anak laki-laki
yang selalu menginspirasi ku
Ngga ada senyum yang dapat
menurunkan emosi ku
Dan ngga ada pelukan yang
dapat menenangkan hati ku
Aku tau ..
Sekarang semuanya sudah
berakhir
Dengan bahagia di dirimu
Dan luka mendalam di hatiku
Taukah kamu?
Hati ku terluka begitu dalam
Bukan karena hubungan kita
yang telah berakhir,
Namun karena tak ada satu pun
kata-kata mu yang bisa ku terima dengan logika ku
“AKU BUTUH PENJELASAN!” ucap
ku menahan tangis
Dan kamu hanya berkata “Kamu terlalu baik untuk ku”
“AKU INGIN BERTEMU, DAN KAMU
HARUS BICARA LANGSUNG DI HADAPANKU!” balasku
Dan kamu hanya bilang kalau sudah
tidak ada lagi yang perlu di jelaskan
Kamu takut ..
Kamu bilang kamu ngga berani
bilang langsung sama aku
Kamu tau apa yang ada di
pikiran ku saat itu?
Ingatkah kamu?
Dulu sekali aku pernah bilang
“I know from the beginning I was wrong”
Mengertikah kamu bahwa
firasatku tidak pernah salah?
Mengertikah?
Dan lihat sekarang,
Setelah aku terluka dan
terpuruk begitu dalam
Kamu telah menemukan
penggantiku
Bahkan mungkin semenjak kita
masih bersama
Kenapa harus anak perempuan
itu?
KENAPA HARUS DIA?
Kamu tau? Dulu dia adalah
orang ketiga dalam hubungan ku dengan anak laki-laki sebelum kamu
Dan sekarang lihatlah,
Dia pun berada ditengah-tengah
kita
Namun sekarang sedikit
berbeda,
Dulu aku mengalahkannya dan
bisa mempertahankan hubungan ku dengan anak laki-laki sebelum kamu,
Tapi sekarang dia mengalahkan
ku
Dia membuatmu terpesona
Dia membuatmu merasa aku tidak
berarti lagi
Dia membuatmu nyaman
Aku tau dia mungkin cantik dan
asik untuk diajak bicara,
Seperti tipe kekasih idaman mu
Sedangkan aku?
Aku bukan apa-apa dibandingkan
anak perempuan itu
Aku mengerti itu semua sudah
menjadi keputusanmu
Dengarkan ucapku,
Sesering apapun kamu
menyakitiku
Membuatku terluka
Menghancurkan semua harapanku
Dan mengacuhkan ku sedemikian
rupa
Dan meskipun aku berkata bahwa
aku membencimu
Aku ingin kamu tau,
AKU AKAN TETAP DISINI!
Menunggu sebuah kejelasan,
Dan ucapan terakhirmu
Dan taukah kamu apa yang aku
pinta pada Allah dalam setiap sujudku?
Aku meminta-Nya untuk
menjahkan kita sejauh-jauhnya,
bila memang kita sudah tidak
bisa bersama,
dan kamu sudah benar-benar
tidak menyayangiku lagi
Dan aku pun meminta-Nya untuk
mendekatkan kita kembali,
jika ternyata kita memang
masih bisa bersama,
dan kamu pun masih mempunyai
rasa yang sama sepertiku
Tahukah kamu?
Sepertinya Allah telah menjamah
do’a ku ..
Komentar
Posting Komentar