Peri-peri
Dalam
remang aku melihat di kejauhan
Sayap-sayap
kecil dibentangkan indah
Kaki-kaki
mungil menari di awan-awan
Suara
merdu mengalun lembut dari bibir mereka
Satu,
dua, tiga kulihat mereka berdatangan
Peri-peri
kecil pembawa keceriaan
Menghampiriku
secara diam-diam
Perlahan
dan semakin dekat
Kulihat
warna sayapnya beragam
“
Indah sekali “ ucapku pada salah satu peri bersayap biru
Dia
pun mendekatiku
“
Lebih indah senyum mu “ balasnya lalu sekejap menghilang
Ku
hampiri yang bersayap coklat itu
“
Cantik sekali “ ucapku lagi
Dia
pun menoleh dan tersenyum padaku
“
Lebih cantik matamu ketika kau mau tersenyum “ balasnya dan kemudian ikut
menghilang juga
Lalu
aku pun mendekati peri-peri yang sedang berkumpul,
Mereka
bernyanyi riang
“
Merdu sekali “ ucapku lagi
Mereka
mengelilingiku dan semuanya berkata
“
Lebih merdu tawamu saat kau akan benar-benar tertawa seperti dulu “ dan sekali
lagi, mereka semua pun ikut menghilang
Apa
artinya itu semua?
Mereka
memintaku untuk terseyum
Sedangkan
aku sudah tersenyum
Apa
lagi yang mereka pinta?
Lalu
sekali lagi peri bersayap biru pun datang menghampiriku
Dia
mendekatiku
Menatapku
lama dalam diam
Dia
berbisik tepat di telingaku
‘
Kau tidak mampu terus berdusta pada hati kecilmu, kau tersenyum sedangkan
hatimu terluka . Kau tertawa sedangkan batinmu menjerit, dan kau berkawan
banyak sedangkan hatimu kesepian . Lepaskanlah semua beban dihatimu, teriakkan
semua keluh kesahmu . Kamu butuh seseorang yang bisa menampung semua cerita
sedihmu, kamu butuh bahu yang kokoh sebagai tempatmu menangis, jangan tumbuh
menjadi wanita yang MUNAFIK! Lepaskanlah, bebaskan hatimu dan tersenyumlah
seperti dulu lagi “ ucapnya tegas namun lembut, dan dia pun terbang
meninggalkanku sendiri
Aku
terduduk dalam diam
Seakan
dia berkata bahwa selama ini aku diperbudak oleh cinta
Oleh
rasa yang begitu dahsyat yang bernama kekecewaan
Dan
sakit yang teramat dalam karena rasa kesedihan dan keterpurukan
Aku
diperbudak oleh cinta
Lepaskan!
Bebaskan aku dari semua rasa yang menjeratku!
Aku
berontak pada hati kecilku sendiri
Bergelut
dengan semua perasaan yang bersatu padu
Karna
cinta, dan pembodohannya
Aku
ingin bebas!
Aku
ingin terbang lepas seperti peri-peri itu
Komentar
Posting Komentar