Sampai kapan, abang?
Kita adalah dua orang yang cukup mengenal dekat tanpa harus bicara banyak kata.
Kau mengenalku baik.
Begitupun aku mengenalmu, aku rasa.
Ketika salah satu dari kita jenuh.
Kita akan saling menghubungi untuk sekedar minta bertemu.
Tentu saja, selalu kau yang menghampiriku.
Lalu kita berdua akan jalan-jalan tanpa tujuan dengan sepeda motormu.
Duduk diam dipinggir danau,
atau pergi makan bebek goreng.
Ingatkah kau?
Jika kita ingin bicara,
berkeluh kesah,
salah satu dari kita akan terus bicara,
sementara yang lainnya hanya diam mendengarkan.
Sebab kita tau,
kadang kita hanya butuh orang lain untuk mendengar,
bukan memberi asumsi atas apa yang sedang kita alami dan rasakan.
Dan itulah yang kita lakukan saat itu.
Bisakah kita mengulanginya?
Apa waktu yang aku berikan masih belum cukup untuk kau menenangkan diri?
Bergegaslah.
Karena tidak akan ada orang yang akan mengajakku untuk duduk lama dipinggir danau,
atau makan bebek goreng lagi,
selain kau.
Komentar
Posting Komentar