Kerudung pun Menangis
Celana levis membalut kaki panjang
Sepatu hak tinggi menambah kesan jenjang
Kaos ketat menampakkan tubuh aduhai
Berjalan lenggak-lenggok perlahan
Senyum manis menggoda setiap laki-laki yang menatap
Tertawa renyah dengan teman dari kalangan atas
Perhiasan mahal indah menghiasi tubuhnya
Dulu ia seorang santri pesantren
Yang kesehariannya tak dapat lepas dari gamis besar,
dan kerudung panjang
Pakaian syar'i wanita muslimah
Namun kini kerudung pun menangis
Ia telah ditanggalkan
Hanya demi dapat bergaul dengan teman-teman kaya
Gamis kesayangan berganti baju ketat tanpa lengan
Agar aurat dapat terpajang bak baju diskonan
Mahkota yang dulunya tertutup rapat
Kini terurai dengan berbagai macam gaya
Tittle santri pesantren kini telah dilupakan
Berganti dengan sebutan gadis seksi metropolitan
9 Okt 2013
oleh Ariesta Apriliyawati
Komentar
Posting Komentar