Pergi dan Kembali
Ada beberapa hal yg tak bisa
diucap oleh kata-kata
Saat kita rindu seseorang
Bayangnya seakan menjelma disisi
Hadir dalam halusinasi yang seolah nyata
Sedang tenggorokan tercekat tak mampu mengucap sepatah kata
Aku menutup mata
Berharap setelah terbuka kulihat sosokmu yg sebenarnya
Yang nyata
Yang bisa kusentuh
Yang bisa kuhirup aroma tubuhnya
Namun apa daya
Perlahan kubuka mataku
Dan hanya semu yang aku dapat
Bayangmu tak pernah ada disana
Tak pernah lagi ku dapati sosok yang diam-diam memerhatikanku sambil tersenyum
Atau bicara dengan nada lucu yang selalu dapat membuatku tertawa
Mataku perih
Perlahan cairan bening mengalir membasahi pipiku
Memutar memory indah sehari yang sengaja kau buat untukku
"Tanding basket yuk" pintaku saat itu
"Ah...capek kak. Satu ring berdua deh ya" rengekmu pura-pura lelah
"Boleh.. Tp maennya dua kali ya? Haha" jawabku asal
Dan kita larut dalam suasana
Kau benar-benar membuat hari itu seolah sempurna
Meskipun beberapa kali aku mencoba membuatnya terlihat biasa saja
Saat kita rindu seseorang
Bayangnya seakan menjelma disisi
Hadir dalam halusinasi yang seolah nyata
Sedang tenggorokan tercekat tak mampu mengucap sepatah kata
Aku menutup mata
Berharap setelah terbuka kulihat sosokmu yg sebenarnya
Yang nyata
Yang bisa kusentuh
Yang bisa kuhirup aroma tubuhnya
Namun apa daya
Perlahan kubuka mataku
Dan hanya semu yang aku dapat
Bayangmu tak pernah ada disana
Tak pernah lagi ku dapati sosok yang diam-diam memerhatikanku sambil tersenyum
Atau bicara dengan nada lucu yang selalu dapat membuatku tertawa
Mataku perih
Perlahan cairan bening mengalir membasahi pipiku
Memutar memory indah sehari yang sengaja kau buat untukku
"Tanding basket yuk" pintaku saat itu
"Ah...capek kak. Satu ring berdua deh ya" rengekmu pura-pura lelah
"Boleh.. Tp maennya dua kali ya? Haha" jawabku asal
Dan kita larut dalam suasana
Kau benar-benar membuat hari itu seolah sempurna
Meskipun beberapa kali aku mencoba membuatnya terlihat biasa saja
Namun kau selalu bisa mencairkan
suasana
Mengembalikan suasana kembali
ceria dan berkesan seperti inginmu
“Besok gue berangkat ya” ucapmu
tiba-tiba
“Ngga usah diingetin” jawabku
“Haha kan biar lo ngga lupa”
candamu
Dan dadaku sesak seketika
Mengingat persahabatan singkat
kita
Canda tawa dan keisengan yang
mewarnai setiap pertemuan kita
Ah sudahlah …
Buat apa aku seperti ini?
Toh kau hanya pergi sebentar
Dan aku sudah membuat daftar
keinginanku yang harus kau penuhi saat kau kembali nanti
Kau akan memenuhinya bukan?
Tentu saja
Selamat bertemu 6 bulan lagi
Dan 6 bulan yang akan datang selanjutnya
( Teruntuk sahabatku KHA yang sedang menempuh pendidikannya di Kota Malang)
Komentar
Posting Komentar