HUJAN


Perempuan berjalan sendiri di sebuah lorong; gelap, sepi

Tapi itulah yang ia harapkan

Memandang ke atas; pada langit yang mulai gelap

Dan dingin semilir angin yang menusuk kulit

Mengharap rintik hujan segera turun; perlahan dan menjadi deras

Hingga ia bisa menangis sejadi-jadinya

Meneriakkan isi jiwa; kebebasan!

Sebab selama ini jiwanya terkekang

Terbelenggu oleh aturan-aturan yang tak bisa diterima logikanya

Ingin rasanya berlari

Merenggut jiwa-jiwa mereka; manusia tanpa hati nurani

Merobek senyum terhina dari wajah penuh dustanya

Hingga jiwanya sendiri terlepas; bebas!

Pergi menuju pangkuan Tuhannya dalam damai

Terkurung disana; berbahagialah, selamanya

Komentar

Postingan Populer