Ketika Sang Kekasih Mulai Berkata Kasar Padaku
Dia selalu
di penuhi tanda tanya
Berjuta
pertanyaan tentang diriku hadir memenuhi benaknya
Apakah aku
menyayanginya?
Apakah aku
dapat memberikan seluruh waktuku untuknya?
Apakah aku
dapat setia kepadanya?
Apakah aku
dapat melupakan mantan pacarku sebelumnya?
Dan berjuta
pertanyaan lain yang tak dapat aku pahami
Pertengkaran
mulai mewarnai hari – hari kami
Mungkin aku
yang salah ..
Atau
mungkin dia yang terlalu cemburu
Dan mudah
terpancing emosinya
Pagi tadi
pukul 02:05 pertengkaran itu terjadi lagi
Aku
mengatakan padanya agar tidak terlalu menyayangiku
Aku takut
rasa rindunya nanti akan menyakitinya sendiri
Namun apa
daya, dia salah faham lagi
Kata – kata
kasar ditunjukkan padaku
Membaca
pesan singkatnya membuat tenggorokanku tercekat
Sakit
hatiku menahan perih
Air mata
mengalir lembut jatuh membasahi pipi
Ku usap dan
kubaca lagi perlahan
Aku tidak
bermaksud seperti itu
Namun dia
tidak juga mengerti
Ingin
rasanya ku tampar dia dan berteriak di hadapannya
“AKU
MENYAYANGIMU! DAN BUKAN ITU MAKSUDKU “
Namun aku
bisa apa ..
Toh dia
juga tak akan percaya
Jadi ku
ucap istigfar dan menenangkan dulu diriku sendiri
Tahukah
kamu?
Kamulah
orang pertama yang berkata sebegitu kasarnya padaku
Kamulah
orang pertama yang membuatku mengalah pada emosiku sendiri
Dan kamulah
orang pertama yang membuatku berani meninggalkannya
Dengan cara
apa agar membuatmu percaya
Bahwa saat
ini memang hanya kamulah satu – satunya,
Dan tak
akan ada yang lainnya
Tak usah
cemburu pada adik kelasku itu
Percaya
padaku
Meskipun
berjuta kali kamu berkata seperti itu lagi
Aku akan
tetap tenang dan bertahan berdiri di sampingmu
Karena aku
..
Satu –
satunya orang yang akan mengerti kamu
( Minggu,
17 June 2012)
bakat jadi penulis pril..
BalasHapusbikin novel aja, pasti laku :D
alhamdulillah, terima kasih ismi, tp saya masih harus banyak belajar hehe :)
BalasHapusCocok lo sis jg penuli.
BalasHapusCrita lo hidup dan gampang di cerna
amin, terima kasih ya sudah mampir di blog saya :)
BalasHapusOk :)
BalasHapus