Wanita di Persimpangan Jalan
Dari kejauhan ku lihat dia,
Berdiri dibawah lampu jalan
sendirian
Wajahnya tetap terlihat cantik
walau hanya diterangi sinar lampu yang redup
Gaun merahnya terlihat anggun,
pas membentuk siluet tubuhnya
yang ramping
Sepatu dan tas hitamnya
menanbah kesan modis dalam dirinya
Tak lama kulihat sebuah Sedan
hitam berhenti tepat didepannya,
pintu dibuka dan wanita itu
pun masuk kedalamnya
Ya, dia adalah seorang pekerja
seks komersial
yang sudah begitu sering kita
temui di sekitar kita
Wajah cantik dan usia muda
adalah bekal dia untuk mencari nafkah,
untuk menghidupi anak-anaknya
yang masih kecil,
entah dimana laki-laki yang
pernah menghamilinya,
yang menitipkan benih cinta
yang kini sudah dia lahirkan ke dunia
Kemiskinan dan ketidakberdayaan
memaksanya untuk hidup seperti ini,
mengambil jalan hidup yang
sudah jelas-jelas di laknat oleh Tuhan
Senyum manis tersungging
diwajahnya,
menggoda setiap laki-laki yang
melewatinya untuk menyentuhnya,
mengajak berkenalan dan
meminta untuk menemaninya
Pagi itu pukul 04.30,
wanita itu pulang kerumah
dengan wajah lelahnya
Duduk diteras dan melepas
sepatunya, lalu masuk ke dalam rumah
Mengengok kamar anak-anaknya
yang masih tertidur pulas ditemani baby sitter nya,
wanita itu pun memasuki kamar
dan menuju kamar mandinya
Dia terduduk dibawah shower
yang airnya deras membasahi tubuh dan pakaiannya,
menangis dalam diam
Menyadari dirinya sudah begitu
kotor oleh dosa
Namun dia sadar, inilah batas
kemampuannya, ketidakberdayaannya
Disela tangis dia memohon
ampun pada Yang Kuasa,
namun tak bisa dipungkiri,
dia sadar akan satu hal,
hidup harus tetap berjalan
meskipun dia tau telah salah melangkah
Dalam hati dia berharap,
semoga Tuhan mengerti akan
keadaannya saat itu,
dan memaafkan dosa yang sudah
begitu banyak dia perbuat
(Jumat,
16 December 2011)
Komentar
Posting Komentar